Baju Bodo Pakaian Tradisional Perempuan Suku Bugis Makassar Sulawesi Selatan
Baju Bodo Pakaian Tradisional Perempuan Suku Bugis Makassar Sulawesi Selatan

Baju Bodo Pakaian Tradisional Perempuan Suku Bugis Makassar Sulawesi Selatan

Baju Bodo Pakaian Tradisional Perempuan Suku Bugis Makassar Sulawesi Selatan dan diperkirakan sebagai salah satu busana tertua di dunia. Perkiraan itu didukung oleh sejarah kain Muslim yang menjadi bahan dasar Baju Bodo. 

Kain yang ditenun dari pilihan kapas yang dijalin dengan benang katun ini sudah lebih dahulu dikenal oleh masyarakat Sulawesi Selatan, yakni pada pertengahan abad ke-9, jauh sebelum masyarakat Eropa yang baru mengenalnya pada abad ke-17, dan populer di Perancis pada abad ke-18. Kain Muslim memiliki rongga-rongga dan jarak benang-benangnya yang renggang membuatnya terlihat transparan dan cocok dipakai di daerah tropis dan daerah-daerah yang beriklim panas. 

Sesuai dengan namanya “bodo” yang berarti pendek, baju ini memang berlengan pendek. Dahulu Baju Bodo dipakai tanpa baju dalaman sehingga memperlihatkan payudara dan lekuk-lekuk dada pemakainya, dan dipadukan dengan sehelai sarung yang menutupi bagian pinggang ke bawah badan. Namun seiring dengan masuknya pengaruh Islam di daerah ini, baju yang tadinya memperlihatkan aurat pun mengalami perubahan. Busana transparan ini kemudian dipasangkan dengan baju dalaman berwarna sama, namun lebih terang. Sedangkan busana bagian bawahnya berupa sarung sutera berwarna senada.

Baju Bodo memang pakaian tradisional khusus untuk perempuan yang dalam penggunaannya memiliki aturan berdasarkan warna yang melambangkan tingkat usia dan kasta perempuan pemakainya.

Warna jingga untuk perempuan berusia 10 tahun, jingga dan merah darah untuk perempuan berusia 10 sampai 14 tahun, merah darah untuk perempuan berusia 17 sampai 25 tahun, warna putih dipakai para inang dan dukun, warna hijau khusus dipakai para puteri bangsawan, dan warna ungu dipakai oleh para janda.

Pakaian tradisional ini sering dipakai untuk acara adat, seperti upacara pernikahan. Tetapi sekarang, penggunaan Baju Bodo mulai meluas untuk berbagai kegiatan, misalnya lomba menari atau upacara penyambutan tamu-tamu kehormatan.

Penulis

SULAWESI TOURISM INFORMATION CENTER

LINK ARTICLE

0 COMMENT


TULIS KOMENTAR

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar *



RECOMENDED TOUR

  • Helena Sky Bridge

    Helena Sky Bridge

    Taman Nasional Bantimurung memang menyimpan banyak keseruan. Selain koleksi berbagai Kupu-Kupu dan ...

    selengkapnya
  • PANTAI MARINA

    PANTAI MARINA

    Official Site of South Sulawesi Province Tourism Departement,Memiliki panorama pantai dan sunset ...

    selengkapnya
  • BALLA LOMPOA

    BALLA LOMPOA

    Balla Lompoa adalah rekonstruksi istana Kerajaan Gowa yang dibangun di bawah masa kepemimpinan Raja ...

    selengkapnya

NEWS INFO TOUR

  • Helena Sky Bridge

    Helena Sky Bridge

    Taman Nasional Bantimurung memang menyimpan banyak keseruan. Selain koleksi berbagai Kupu-Kupu dan ...

    selengkapnya
  • PANTAI MARINA

    PANTAI MARINA

    Official Site of South Sulawesi Province Tourism Departement,Memiliki panorama pantai dan sunset ...

    selengkapnya

..

Last Tweet

Hubungi Kami

Official Site of South Sulawesi Province Tourism Departement